Kendari — Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan mahasiswa berkualitas tinggi dengan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Tiga mahasiswa dari perguruan tinggi swasta yang beralamat di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara ini berhasil menjadi juara dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Rabu, 26 Maret 2026 lalu di Jakarta.
Prestasi gemilang ini mencakup penghargaan sebagai Juara Umum kategori “Smart Agriculture Technology” dengan total nilai inovasi mencapai 89 poin dari 100 poin maksimal. Tim yang diberi nama “AgroTech Innovators” ini terdiri dari Muhammad Rizki Pratama (mahasiswa Prodi Teknik Informatika, semester 6), Siti Nurul Fadhilah (mahasiswa Prodi Teknik Pertanian, semester 5), dan Herdianto Wijaya (mahasiswa Prodi Teknik Mesin, semester 5).
Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi Unit Layanan Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menunjukkan efektivitas program akademik yang telah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir. Melalui prestasi ini, kampus membuktikan bahwa walau berlokasi di Sulawesi Tenggara, institusi pendidikan ini mampu menghasilkan inovator-inovator muda yang bersaing secara global.
Inovasi Unggulan: Sistem Monitoring Lahan Pertanian Berbasis Internet of Things
Inovasi yang dibawa tim “AgroTech Innovators” merupakan pengembangan dari sistem monitoring lahan pertanian real-time yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan analitik data berbasis cloud computing. Sistem bernama “SmartFarm Monitor” ini dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan yang sering dialami oleh petani di daerah tropis, khususnya Sulawesi Tenggara.
Menurut dokumentasi proyek yang diperoleh dari Unit Layanan Akademik, SmartFarm Monitor dilengkapi dengan sensor kelembaban tanah, suhu, pH tanah, dan intensitas cahaya matahari yang tersebar di berbagai titik lahan pertanian. Data-data ini kemudian dikirimkan secara real-time melalui jaringan LoRaWAN (Long Range Wide Area Network) ke pusat kontrol berbasis aplikasi mobile yang dapat diakses oleh petani melalui smartphone mereka.
Keunggulan sistem ini terletak pada kemampuannya memberikan rekomendasi otomatis mengenai waktu irigasi yang tepat, dosis pupuk yang sesuai, dan prediksi serangan hama berdasarkan kondisi cuaca dan kelembaban lahan. Dengan demikian, petani dapat mengoptimalkan hasil panen sambil mengurangi penggunaan air dan pupuk hingga 40 persen, sejalan dengan prinsip pertanian berkelanjutan yang menjadi fokus Sustainable Development Goals (SDGs).
“Inovasi ini lahir dari riset lapangan langsung yang kami lakukan selama enam bulan di beberapa desa di Kabupaten Konawe dan Konawe Utara,” jelas Muhammad Rizki Pratama ketika dihubungi melalui telepon pada Selasa, 02 April 2026. Mahasiswa berusia 21 tahun ini mengakui bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu menjadi kunci kesuksesan mereka.
Dukungan Penuh Unit Layanan Akademik
Unit Layanan Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari memainkan peran penting dalam mendampingi tim selama proses pengembangan proyek hingga kompetisi nasional. Lembaga ini, yang dipimpin oleh Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., Ph.D., secara aktif memfasilitasi akses ke laboratorium, mentor akademik, dan sumber-sumber penelitian yang diperlukan tim.
Ir. Bambang Suryanto menjelaskan bahwa keberhasilan ini bukan hasil yang tiba-tiba, melainkan culmination dari sistem pembinaan mahasiswa berprestasi yang telah dibangun secara sistematis. “Universitas Muhammadiyah Kendari telah menginvestasikan sumber daya signifikan dalam program akselerator inovasi mahasiswa. Kami memiliki Innovation Incubation Center yang dilengkapi fasilitas prototyping modern, mentoring dari praktisi industri, dan akses ke funding untuk pengembangan ide-ide inovatif,” ujar Ir. Bambang Suryanto dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya pada Senin, 01 April 2026.
Lebih lanjut, pejabat yang juga merupakan dosen senior di Prodi Teknik Informatika ini menerangkan bahwa Unit Layanan Akademik telah mengembangkan kurikulum yang berorientasi pada problem-solving dan entrepreneurship. “Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi mendorong mahasiswa untuk mengidentifikasi masalah nyata di masyarakat dan menciptakan solusi inovatif. Itulah filosofi yang kami tanamkan sejak awal studi,” tambahnya.
Perjalanan Menuju Podium Tertinggi
Perjalanan tim “AgroTech Innovators” menuju juara nasional tidaklah mudah. Mereka harus melewati berbagai tahap seleksi yang ketat, dimulai dari babak regional yang diselenggarakan di Makassar pada Januari 2026, kemudian babak semifinal di Surabaya pada Februari 2026, hingga akhirnya lolos ke babak final nasional di Jakarta.
Di setiap tahap, tim harus mempresentasikan inovasi mereka di hadapan juri yang terdiri dari para ahli teknologi, pendidik, dan perwakilan industri. Siti Nurul Fadhilah, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa proses persiapan sangatlah intensif. “Kami melakukan simulasi presentasi hampir setiap hari, merancang ulang prototype, dan menyempurnakan fitur-fitur berdasarkan feedback dari mentor dan juri dummy. Stress memang ada, tapi semangat untuk membawa solusi nyata ke petani selalu memotivasi kami,” ungkap Siti Nurul Fadhilah yang berusia 20 tahun ini.
Dukungan tidak hanya datang dari Unit Layanan Akademik. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. H. Abdurachman Saleh, S.H., M.Si., juga secara personal memberikan motivasi kepada tim. Bahkan, universitas mengalokasikan dana hibah khusus sebesar 15 juta rupiah untuk mendukung perjalanan tim ke Jakarta dan pembiayaan persiapan final.
Dampak Bagi Pengembangan Ekosistem Inovasi Kampus
Prestasi ini telah membuka peluang baru bagi pengembangan ekosistem inovasi di Universitas Muhammadiyah Kendari. Pihak kampus telah menerima undangan dari beberapa investor dan perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia untuk mengeksplorasi kemungkinan komersialisasi SmartFarm Monitor.
Herdianto Wijaya, anggota ketiga dari tim pemenang, mengungkapkan kegembiraan dan tanggung jawab yang dirasakan. “Dengan kemenangan ini, kami merasa memiliki tanggung jawab lebih besar untuk benar-benar menghadirkan produk ini ke pasar. Kami sedang dalam diskusi dengan beberapa UMKM pertanian dan korporat pertanian skala menengah untuk pilot project,” jelas mahasiswa teknik mesin semester lima ini.
Lebih jauh lagi, kesuksesan tim “AgroTech Innovators” diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lain di Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengembangkan inovasi mereka sendiri. Unit Layanan Akademik telah mengumumkan bahwa akan membuka dua batch baru untuk program akselerator inovasi pada semester gasal tahun akademik 2026/2027, dengan target meningkatkan jumlah peserta dari 12 menjadi 25 mahasiswa per batch.
Visi Universitas Muhammadiyah Kendari ke Depan
Dalam pernyataan pers yang dirilis pada 02 April 2026, Rektor Dr. H. Abdurachman Saleh menyatakan bahwa prestasi mahasiswa berprestasi tingkat nasional ini sejalan dengan visi universitas menjadi pusat pembelajaran dan inovasi untuk pembangunan berkelanjutan di kawasan Sulawesi Tenggara.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program akademik yang tidak hanya berkualitas tinggi secara akademis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kami ingin lulusan kami tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja dan solusi-solusi inovatif,” tegas Dr. H. Abdurachman Saleh dalam surat resmi yang ditujukan kepada Unit Layanan Akademik dan diteruskan kepada media massa.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan swasta ini memiliki visi yang jelas dan strategi yang terukur dalam meningkatkan kualitas mahasiswanya. Unit Layanan Akademik, sebagai tulang punggung pelaksanaan visi tersebut, terus berinovasi dalam mengembangkan kurikulum, meningkatkan kompetensi dosen, dan menyediakan fasilitas pendukung pembelajaran.
Kesimpulan
Pencapaian tim “AgroTech Innovators” dari Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Berkelanjutan tingkat nasional 2026 merupakan bukti nyata bahwa institusi pendidikan berkualitas dapat berkembang di mana pun, termasuk di daerah. Melalui komitmen terhadap inovasi, dukungan infrastruktur yang memadai, dan pendekatan pendidikan yang holistik, Unit Layanan Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan kemampuannya menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang siap menghadapi tantangan global.
Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi tidak hanya mahasiswa dan dosen di institusi yang sama, tetapi juga masyarakat luas di Kendari dan sekitarnya untuk lebih menghargai peran pendidikan tinggi dalam menciptakan inovasi yang membawa dampak sosial dan ekonomi positif. Ke depannya, dengan terus dikembangkannya program-program akselerator inovasi dan dukungan ekosistem bisnis yang kuat, Universitas Muhammadiyah Kendari berpotensi menjadi salah satu pusat inovasi terdepan di Indonesia timur.
—
Jumlah Kata: 1.847 kata